website page counter
08 Februari 2010 | 16:57 | Ekonomi
Ukuran Huruf Decrease Font Size Increase Font Size
Patrialis Akbar (Portaltiga/Primair)

Berita Terkait

Putusan sengketa tambang Newmont ditunda

Mataram - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Patrialis Akbar belum mengizinkan pembayaran 7 persen saham divestasi PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) jatah 2009 yang nilainya mencapai US$246.806.500 atau sekitar Rp2,5 triliun.

"Menkumham belum mengizinkan pembayaran saham 2009 itu karena pihak Newmont sendiri belum menuntaskan persoalan internal perubahan kepemilikan sahamnya," kata Direktur Utama (Dirut) PT Daerah Maju Bersaing (DMB), Andy Hadianto, di Mataram, Senin (8/2).

PT DMB merupakan perusahaan konsorsium Pemerintah Provinsi NTB, Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat yang dibentuk untuk menggandeng investor mitra PT Multicapital (anak usaha PT Bumi Resources Tbk), guna mengakuisisi sebagian saham PT NNT.

PT DMB dan Multicapital kemudian membentuk perusahaan patungan yakni PT Multi Daerah Bersaing (MDB) yang akan membayar sebagian saham divestasi PT NNT itu.

Hadianto mengatakan, pemegang saham asing PT NNT yakni Newmont Indonesia Limited (NIL) dan Nusa Tenggara Mining Corp (NTMC) tengah menyelesaikan perubahan nama pasca perubahan komposisi penguasaan saham PT NNT.

Terutama, NTMC yang akan berubah namanya menjadi NTMC B.V. (Newmont Mineral Holdings B.V) setelah kompoisi saham PT NNT mengalami perubahan cukup signifikan.

Kini, PT MDB sudah menguasai 17 persen saham PT NNT setelah melakukan pembayaran tujuh persen saham divestasi jatah tahun 2008 sebesar US$246.806.500 atau sekitar Rp2,5 triliun pada 11 Desember 2009.

Sementara pembayaran tujuh persen saham divestasi untuk jatah tahun 2009 yang nilainya juga mencapai US$246.806.500 atau sekitar Rp2,5 triliun itu masih tertunda, namun direalisasi dalam waktu yang tidak terlalu lama.

"Kalau izin Menteri ESDM dan BKPM tidak masalah, hanya izin dari Menteri Hukum dan HAM yang masih tertunda karena ada perubahan nama kepemilikan saham di pihak internal Newmont," ujarnya.

Dengan demikian, PT MDB masih harus bersabar menunggu jadwal yang tepat untuk merealisasikan pembayaran tujuh persen saham divestasi PT NNT jatah 2009 itu.

(new/ant)

Dibaca: 237 kali

Artikel, opini, suara pembaca, dan konsultasi hukum kirim ke redaksi@primaironline.com

Informasi pemasangan iklan hubungi Septaningsih di septa@primaironline.com, Telepon/Fax (+62 21) 52960435, hp 08129408797


Reload Image
Code:


Berita Terkini

Warning: mysql_num_rows(): supplied argument is not a valid MySQL result resource in /opt/lampp/htdocs/berita/LAYOUT_INC/kolom_kanan-ekonomi.php on line 23
Berita Terpopuler
Kurs Primair
Mata Uang
Jual
Beli
USD
9,080.00 8,930.00
SGD
6,751.50 6,616.50
HKD
1,169.10 1,147.80
CHF
8,968.05 8,793.05
GBP
14,010.05 13,726.05
AUD
8,282.65 8,110.65
JPY
108.17 105.36
SEK
1,261.20 1,229.60
DKK
1,577.45 1,534.55
CAD
8,631.05 8,445.05
EUR
11,669.80 11,449.80
SAR
2,430.60 2,371.60
sumber: klikbca.com
update terakhir : 3-Sep-2010 / 15:51 WIB

 


A1 Web Links - Feed Burner
LiveRank.org
RSS Facebook Group Twitter