PrimairOnline
Jum'at, 03 September 2010 17:09
website page counter

Jakarta - Mantan Kabareskrim Polri Komisaris Jenderal Susno Duadji menjelaskan, saat menjadi Kabareskrim dirinya telah merencanakan untuk memeriksa aliran dana bail out Bank Century, terutama tentang dugaan keterlibatan calon Wakil Presiden Boediono.

"Tahu-tahu begitu sudah tahapnya mau diperiksa saya sudah nggak jadi Kabareskrim lagi," katanya, kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (3/2).

Menurutnya, sejak awal Bareskrim telah menetapkan tiga prioritas penyelidikan Bank Century. Ketiganya adalah dugaan penggelapan Antaboga, dugaan pencucian uang nasabah di luar Antaboga, dan aliran dana bail out.

"Tentang bail out, bukan tidak diprioritaskan, itu masuk periode ketiga, mengapa? Karena tidak masuk duit orang perorangan dan ada beberapa beberapa yang akan dimintai keterangan sedang ikut pilpres," ujarnya.

Lebih lanjut, Susno malah mempertanyakan penggantinya, Komjen Ito Sumardi, untuk melanjutkan penyelesaian kasus ini. "Sekarang Pak Ito, apakah itu jadi prioritasnya beliau atau tidak. Mestinya jangan ditanya Pak Ito," ujarnya.
   
Sebelumnya dalam pengakuan di depan panitia khusus angket Bank Century, Susno mengakui akan melakukan penyelidikan dana bail out senilai Rp6,7 triliun milik Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Namun tidak dijadikan prioritas utama.

(new)

Dibaca: 308 kali

Artikel, opini, suara pembaca, dan konsultasi hukum kirim ke redaksi@primaironline.com

Informasi pemasangan iklan hubungi Septaningsih di septa@primaironline.com, Telepon/Fax (+62 21) 52960435, hp 08129408797


Reload Image
Code:



 


A1 Web Links - Feed Burner
LiveRank.org
RSS Facebook Group Twitter