|
|
Kamis, 09 September 2010 11:48 |
|
08 Februari 2010 | 13:32 | Politik
|
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan tidak mau pencapaian stabilitas pemerintahannya saat ini disamakan dengan metode yang digunakan pada era orde baru.
"Orang barang kali takut mengatakan stabilitas itu dikatakan identik orde baru. Stabilitas adalah milik semua negara. Tidak ada negara yang ingin negaranya terguncang terus menerus dan gagal lakukan sesuatu untuk rakyatnya untuk membangun ekonomi dan kehidupan lainnya," kata Yudhoyono, saat membuka Rapat Pimpinan (Rapim) Polri, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (8/2).
Kepala negara menegaskan stabilitas pemerintahan mutlak diraih untuk menumbuhkan ekonomi. "Stabilitas itu bukan milik orde manapun," ujarnya.
Dijelaskannya, salah satu langkah untuk mencapai stabilatas itu maka Polri diperintahkan untuk mewujudkan stabilitas adalah dengan tetap menjaga keamanan dan ketertiban publik.
(new)
Artikel, opini, suara pembaca, dan konsultasi hukum kirim ke redaksi@primaironline.com
Informasi pemasangan iklan hubungi Septaningsih di septa@primaironline.com, Telepon/Fax (+62 21) 52960435, hp 08129408797
|



