Primair Forum  

Go Back   Primair Forum > Taman Bermain > Acara Televisi

Reply
 
Thread Tools Display Modes
  #1  
Old 05-25-2009, 05:36 AM
Febbianti Febbianti is offline
Junior Member
 
Join Date: May 2009
Posts: 23
Angry Termehek-mehek

Pro kontra anti termehek-mehek trans TV! di facebook ada 4.948 orang yang anti

“Group ini di dedikasikan untuk semua orang yang benci termehek-mehek yang di siarkan oleh Trans TV. Karena semua yang ada disana adalah skenario dan tipuan belaka. Program ini benar-benar tidak mendidik! Kasian mereka-mereka yang berfikiran sempit di pelosok pelosok Indonesia jika di bodohi dengan acara seperti ini. Please… jangan bodohi rakyat indonesia! Jangan bohongin rakyat dengan semua skenario yang ada dan jangan membuat acara televisi yang tidak ada unsur edukatifnya sama sekali.”


Begitulah seruan pengelola klub “ANTI TERMEHEK-MEHEK” di facebook.com. Banyak alasan yang mereka ungkapkan di situ. Yang paling banyak adalah mereka menolak karena program TV ini hanya membuka aib orang lain saja. Aib orang yang seharusnya mereka tutupi, tapi malah diumbar dipublik Indonesia. Walaupun berdalih sudah meminta ijin para ‘pelaku’ tapi program ini mengajarkan kita sesuatu yang tidak etis dan berbudaya. Bahkan bertentangan dengan ajaran agama manapun.

Saya sendiri, sangat setuju dengan hal di atas. Saking tingginya rating, program ini menyebet banyak award! Saya melihat, program ini hanyalah palsu belaka. Sebuah cerita rekayasa dan dibuat sedemikian rupa untuk ‘membodohi’ para penontonnya. Saya sangat miris dengan kondisi pertelevesian Indonesia. Sajian yang mereka tayangkan hanyalah tontonan yang tidak bisa jadi tuntunan. Sinetron yang tak layak ditonton anak-anak, tapi ditayangkan diwaktu dimana anak-anak senang sekali menonton. Mereka bahkan rela untuk tidak belajar gara-gara acara untuk dewasa itu. Orang tua mereka bahkan menemani dan turut meneteskan air mata jika adegan memiriskan hati mereka.

Sungguh hanya proses pembodohan yang dilakukan besar-besaran para kapitalis pertelevisian Indonesia. Komisi Penyiaran Indonesia? DPR? Kementrian Komunikasi? Tak bisa berbuat apa-apa karena tunduk pada uang para kapitalis tersebut!

Bersama ini, saya mengajak Anda semua untuk menolak program TERMEHEK-MEHEK di Trans TV itu! Mari kita didik bangsa Indonesia menjadi bangsa yang kian cerdas, tidak cengeng, dan tidak mudah dibodohi!

Sumber
Reply With Quote
  #2  
Old 05-25-2009, 07:29 AM
izzyrun izzyrun is offline
Junior Member
 
Join Date: May 2009
Location: Jakarta
Posts: 21
Send a message via Yahoo to izzyrun
Default

kalo saya sih ga usah disuruh juga emang ga suka ma acaranya...weeee
Reply With Quote
  #3  
Old 06-09-2009, 09:00 AM
ga_punya_id ga_punya_id is offline
Member
 
Join Date: May 2009
Location: Jakarta
Posts: 84
Send a message via Yahoo to ga_punya_id
Default

Quote:
Originally Posted by izzyrun View Post
kalo saya sih ga usah disuruh juga emang ga suka ma acaranya...weeee
busuk tuh acara
Reply With Quote
  #4  
Old 06-10-2009, 06:48 PM
AMild16 AMild16 is offline
Junior Member
 
Join Date: May 2009
Posts: 23
Send a message via Yahoo to AMild16
Default

aku seh liatnya jika aku menjadi
Reply With Quote
  #5  
Old 06-11-2009, 10:07 AM
Febbianti Febbianti is offline
Junior Member
 
Join Date: May 2009
Posts: 23
Default

KPI Nilai "Termehak-Mehek" Bohongi Penonton
Nadya Kharima

IstimewaBatam - Program televisi Termehek-mehek dinilai membohongi penonton, karena tidak seluruh tayangan berdasarkan realitas.

"Mereka bilang itu reality show, padahal bukan. Itu membohongi masyarakat," kata Wakil Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat Fetty Fajriati Misbach usai sosialisasi hasil pemantauan KPI, Kamis (11/6).

Menurut dia, tayangan Termehek-mehek tidak sepenuhnya kisah nyata, karena telah dibumbui.

Dia mengatakan, seharusnya, tim program Termehek-mehek jujur dengan menyebut Termehek-mehek sebagai drama realitas bukan reality show.

"Selain itu, pemberitahuan di akhir acara yang kira-kira berbunyi, Tayangan ini telah mendapatkan persetujuan semua pihak yang terlibat, juga bukti pembohongan," kata Fetty. "Dengan tulisan itu, seolah-olah ini tayangan nyata," kata dia.

Di tempat yang sama, perwakilan Trans Corporation, Panca, mengakui Termehek-mehek tidak murni kisah nyata, melainkan drama realitas. "Dari awal, kita maunya drama reality, tapi AC Nielsen tidak memiliki genre itu," kata dia.

Ia menduga pengkotakkan reality show untuk Termehek-mehek akan menjadi masalah.

Sementara itu, Wakil Ketua KPI Daerah Kepulauan Riau Aulia Indriaty mengatakan perbedaan antara reality show dengan drama realitas adalah pada fakta. "Reality show masuk dalam tayangan nonfiksi. Sedangkan drama realitas masuk pada fiksi," kata dia.

Pada drama realitas, kata dia, sebuah kenyataan bisa didramatisir sehingga menghibur. Sedangkan tayangan nonfiksi harus murni kenyataan, tanpa rekayasa. "Reality show tanpa skenario, drama reality dijalankan sesuai naskah," kata dia

(feb/ant)
Reply With Quote
  #6  
Old 02-05-2010, 09:14 PM
valen.rossa valen.rossa is offline
Junior Member
 
Join Date: Jan 2010
Posts: 7
Default

ihhh nggak banget deh.......sekarang juga masih ada aja tuh acara
Reply With Quote
Reply

Thread Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Forum Jump


All times are GMT. The time now is 02:04 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.1
Copyright ©2000 - 2010, Jelsoft Enterprises Ltd.